SUNGAI BAWANG - 11 Februari 2026 Masyarakat Desa Sungai Bawang menggelar perayaan Hari Jadi Desa Sungai Bawang ke-35 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri oleh Sekda Kuantan Singingi, Kapolres, Camat Singingi Kapolsek Singingi, Danramil 09 Singingi tokoh masyarakat, perangkat desa, pemuda, serta warga setempat. Acara semakin istimewa dengan hadirnya penceramah Ustadz Ucay Batubara yang memberikan tausiah penuh makna bagi masyarakat.
Perayaan Hari Jadi Desa Sungai Bawang ke-35 ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar warga sekaligus mengenang perjalanan panjang pembangunan desa. Sejak Sore hari, masyarakat telah berkumpul di lokasi acara untuk mengikuti rangkaian kegiatan seperti doa bersama, sambutan, ceramah agama, dan hiburan rakyat.
Panitia kegiatan, Supiyanto, dalam wawancaranya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Ia menegaskan bahwa peringatan hari jadi desa bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk kebersamaan warga dalam membangun desa.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan Hari Jadi Desa Sungai Bawang ke-35 ini Walaupun acara pada hari ini sebenarnya acara yang tertunda Tahun lalu, tapi tidak apa-apa yang pasti hari ini acara sudah terlaksana. Acara ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan gotong royong masih kuat di tengah masyarakat,” ujar Supiyanto.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Ustadz Ucay Batubara memberikan nilai religius yang mendalam bagi masyarakat. Tausiah yang disampaikan berisi pesan tentang pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan keimanan, serta berperan aktif dalam pembangunan desa.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Sungai Bawang, Sriyono, menyampaikan harapannya agar momentum Hari Jadi Desa Sungai Bawang dapat menjadi motivasi untuk kemajuan desa ke depan. Menurutnya, pembangunan desa tidak bisa dilakukan oleh pemerintah desa saja, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.
“Dengan usia yang ke-35 tahun ini, kami berharap Desa Sungai Bawang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Peran masyarakat sangat penting dalam mendukung setiap program pembangunan desa,” ungkap Sriyono.
Sriyono juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal yang telah menjadi ciri khas masyarakat desa. Ia berharap generasi muda dapat terus berkontribusi dalam melanjutkan pembangunan yang telah dirintis oleh para pendahulu.
Dalam tausiah yang disampaikan, Ustadz Ucay Batubara mengajak masyarakat untuk menjadikan hari jadi desa sebagai momentum introspeksi diri dan memperkuat nilai keagamaan. Ia mengingatkan bahwa kemajuan desa tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas akhlak masyarakatnya selain itu juga beliau menyampaikan amalan-amalan untuk bisa di jalankan semua jamaah yang hadir mengingat bulan puasa sudah dekat.
Perayaan Hari Jadi Desa Sungai Bawang ke-35 ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar warga. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Dengan terselenggaranya acara ini, masyarakat berharap Desa Sungai Bawang terus berkembang dan menjadi desa yang maju, religius, serta sejahtera. Peringatan hari jadi ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih menjadi fondasi utama dalam kehidupan masyarakat Desa Sungai Bawang.
Sekilas Desa Sungai Bawang
Penanaman Jagung Pipil Program Ketahanan Pangan di Desa Sungai Bawang Bersama Polsek Singingi
Perdana Kegiatan Nyadran Doa Bersama di Tempat Pemakaman Umum Desa Sungai Bawang Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan
Musrenbang RKPD 2027 di Kecamatan Singingi Tahun 2026, Desa Sungai Bawang Sampaikan Usulan Prioritas Pembangunan
Pemerintah Desa Sungai Bawang Pasang Spanduk Realisasi APBDes 2025 dan Program APBDes 2026, Wujud Transparansi Anggaran kepada Masyarakat
Polsek Singingi, Pemerintah Desa Sungai Bawang, dan BUMDes Artha Dinar Berkomitmen Jalankan Program Ketahanan Pangan Tahun 2026
Kunjungan Pendamping Desa ke Kantor Desa Meninjau Pembangunan Gedung Olah Raga Tahun Anggaran 2025 di Desa Sungai Bawang
Nasib Perangkat Desa yang Selama 3 Bulan Tidak Digaji, Terpaksa Mencari Kerja Sampingan Demi Kebutuhan Keluarga

