SUNGAl BAWANG – Perdana Kegiatan Nyadran doa bersama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sungai Bawang digelar dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Tradisi ini diikuti puluhan warga dan dipimpin langsung oleh Ustadz Dadim Badruzaman. Acara tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mendoakan para leluhur sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga desa.
Dari Sore hari, warga Desa Sungai Bawang sudah memadati area Tempat Pemakaman Umum. Mereka datang bersama keluarga dengan membawa makanan setelah pengajian dan perlengkapan doa serta bunga untuk ditaburkan di makam sanak saudara. Suasana haru dan khusyuk begitu terasa ketika tahlil dan tahmid mulai menggema di area pemakaman.
Kegiatan Nyadran doa bersama di Tempat Pemakaman Umum Desa Sungai Bawang ini merupakan kegiatan perdana namun banyak warga sudah mengawali dengan kerja bakti membersihkan lingkungan makam jauh-jauh hari. Warga merapikan rumput, membersihkan nisan, serta memastikan area pemakaman terlihat bersih dan tertata. Tradisi bersih-bersih ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan masyarakat desa.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Dadim Badruzaman menyampaikan bahwa Nyadran bukan sekadar tradisi turun-temurun, tetapi juga memiliki nilai ibadah yang besar. “Mendoakan orang tua dan leluhur yang telah meninggal adalah bentuk bakti yang tidak terputus. Ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu mempersiapkan bekal akhirat,” ujarnya di hadapan jamaah.
Kegiatan Nyadran doa bersama ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Sungai Bawang, Sapto Widodo, yang turut memberikan sambutan. Dalam tanggapannya, ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang terus menjaga tradisi Nyadran sebagai bagian dari identitas desa.
“Kegiatan Nyadran doa bersama di TPU Desa Sungai Bawang ini bukan hanya agenda keagamaan, tetapi juga bentuk pelestarian budaya lokal. Saya bangga melihat kekompakan warga, mulai dari para sesepuh hingga generasi muda yang ikut serta meskipun ini merupakan kegiatan perdana di desa kita, harapan saya tiap tahun kegiatan ini selalu terlaksana. ,” ungkap Sapto Widodo.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah desa akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini agar nilai kebersamaan dan spiritualitas tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, tradisi Nyadran mampu menjadi sarana memperkuat persatuan dan kerukunan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dusun Kebun Raya, Toni Sanjaya, turut memberikan tanggapan terkait pelaksanaan acara Nyadran doa bersama. Ia menilai kegiatan ini memiliki dampak sosial yang sangat besar bagi masyarakat.
“Nyadran doa bersama ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antar warga. Banyak warga yang jarang bertemu karena kesibukan, akhirnya bisa berkumpul dan saling menyapa di sini,” ujar Toni Sanjaya.
Ia juga menyoroti peran masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam doa bersama menunjukkan bahwa nilai-nilai tradisi masih tertanam kuat di Desa Sungai Bawang. “Kami berharap masyarakat terus menjaga dan melestarikan tradisi Nyadran ini sebagai warisan leluhur,” tambahnya.
Suasana khidmat semakin terasa saat seluruh jamaah secara bersama-sama memanjatkan doa untuk para ahli kubur di Tempat Pemakaman Umum Desa Sungai Bawang. Beberapa warga terlihat menyebutkan ahlul kubur keluarga masing-masing, juga mengenang orang tua dan keluarga yang telah lebih dahulu berpulang.
Kegiatan Nyadran doa bersama di Tempat Pemakaman Umum Desa Sungai Bawang bersama Ustadz Dadim Badruzaman ini diakhiri dengan makan bersama dan ramah tamah sederhana antar warga. Momentum tersebut semakin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat desa.
Dengan terselenggaranya kegiatan Nyadran doa bersama ini, Desa Sungai Bawang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai keagamaan. Dukungan dari Kepala Desa Sapto Widodo dan Kepala Dusun Kebun Raya Toni Sanjaya semakin mempertegas bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian penting dari kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Desa Sungai Bawang.
Sekilas Desa Sungai Bawang
Penanaman Jagung Pipil Program Ketahanan Pangan di Desa Sungai Bawang Bersama Polsek Singingi
Musrenbang RKPD 2027 di Kecamatan Singingi Tahun 2026, Desa Sungai Bawang Sampaikan Usulan Prioritas Pembangunan
Hari Jadi Desa Sungai Bawang ke-35
Pemerintah Desa Sungai Bawang Pasang Spanduk Realisasi APBDes 2025 dan Program APBDes 2026, Wujud Transparansi Anggaran kepada Masyarakat
Polsek Singingi, Pemerintah Desa Sungai Bawang, dan BUMDes Artha Dinar Berkomitmen Jalankan Program Ketahanan Pangan Tahun 2026
Kunjungan Pendamping Desa ke Kantor Desa Meninjau Pembangunan Gedung Olah Raga Tahun Anggaran 2025 di Desa Sungai Bawang
Nasib Perangkat Desa yang Selama 3 Bulan Tidak Digaji, Terpaksa Mencari Kerja Sampingan Demi Kebutuhan Keluarga

