Desa Sungai Bawang, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan serangkaian program kerja yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta pemanfaatan sumber daya lokal melalui kegiatan Sosialisasi BPOM mengenai Keamanan Pangan dan Edukasi Nutrisi Seimbang, serta Pelatihan Pembuatan Briket Berbasis Limbah Sawit (Tandan Kosong Kelapa Sawit/Tankos). Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya mendukung terwujudnya desa yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
Kegiatan yang melibatkan masyarakat Desa Sungai Bawang ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Program kerja tersebut disusun berdasarkan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat, khususnya terkait peningkatan pemahaman mengenai keamanan pangan, pemenuhan gizi keluarga, serta pemanfaatan limbah perkebunan kelapa sawit yang melimpah di wilayah desa.
Salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan adalah Sosialisasi BPOM mengenai Keamanan Pangan dan Edukasi Nutrisi Seimbang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi pangan yang aman sekaligus menerapkan pola makan bergizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai cara memilih produk pangan yang aman dan layak konsumsi. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya memeriksa kondisi kemasan produk, memahami informasi pada label pangan, mengenali nomor izin edar BPOM, serta memperhatikan tanggal kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi suatu produk. Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai bahaya penggunaan bahan tambahan pangan yang tidak sesuai ketentuan serta pentingnya menjaga kebersihan dalam proses pengolahan makanan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang sama, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai nutrisi seimbang. Materi yang disampaikan mencakup prinsip gizi seimbang, pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, manfaat konsumsi sayur dan buah, serta pentingnya aktivitas fisik dan penerapan pola hidup bersih dan sehat. Edukasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi yang tepat guna mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan produktivitas seluruh anggota keluarga.
Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya mampu menjadi konsumen yang lebih cerdas dalam memilih pangan yang aman, tetapi juga dapat menerapkan pola makan yang sehat dan bergizi seimbang guna meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dan masyarakat Desa Sungai Bawang secara keseluruhan.
Selain program di bidang kesehatan, mahasiswa KKN Universitas Riau juga melaksanakan Pelatihan Pembuatan Briket Berbasis Limbah Sawit (Tankos) sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit sebagai bahan baku pembuatan briket yang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, peserta diberikan penjelasan mengenai tahapan pembuatan briket, mulai dari pengolahan bahan baku, proses karbonisasi, pencampuran bahan perekat, pencetakan, hingga proses pengeringan. Melalui pelatihan ini, masyarakat diperkenalkan pada salah satu inovasi pemanfaatan limbah perkebunan yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat mengenai potensi pengelolaan limbah sawit yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Selain membantu mengurangi limbah perkebunan, pembuatan briket juga berpotensi menjadi peluang usaha yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mendukung penggunaan energi alternatif yang lebih berkelanjutan.
Melalui rangkaian program kerja yang telah dilaksanakan, Mahasiswa KKN Universitas Riau Tahun 2026 berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Sungai Bawang. Pengetahuan dan keterampilan yang diberikan diharapkan tidak hanya bermanfaat selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Pemerintah Desa Sungai Bawang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program kerja tersebut dan berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Dengan adanya kegiatan edukasi dan pemberdayaan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan, keamanan pangan, serta mampu memanfaatkan potensi lokal secara kreatif dan produktif demi mewujudkan Desa Sungai Bawang yang lebih maju, sehat, dan berdaya saing.
Edt. Sekretaris (Nurul Fatma) dan Humas (Anira Fitri)